SIBERKLIK.COM - Pemkot Bengkulu ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana rakyat yang dikelola haruslah digunakan sebesar-besarnya untuk kepentigan rakyat. Keseriusan ini dilakukan Pemkot dengan meminta bantuan pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Bengkulu.
Hal ini diungkapkan oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat mengujungi kantor BPKP perwakilan Provinsi Bengkulu, Rabu (16/4/). Ikut serta dalam kunjungan tersebut, Inspektur Eka Rika Rino, Kepala Bappeda Medy Pebriansyah, Kepala BPKAD Yudi Susanda dan Kabag Ekonomi Dadi.
Kehadiran Walkot Dedy beserta rombongan diterima langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Faeshol Cahyo Nugroho. Kepada awak media usai pertemuan Dedy mengatakan bahwa ia sengaja datang ke BPKP dalam rangka silaturahmi sekaligus minta pendampingan dan pembinaan.
"Sengaja saya berkunjung ke kantor BPKP perwakilan Provinsi Bengkulu ini untuk minta pendamingan dan pembinaan agar setiap rupiah penggunaan uang pemerintah baik itu di pemerintahan maupun di BUMD tercatat dengan baik. Tujuannya untuk mencegah adanya kebocoran anggaran dari dana rakyat yang dikelola," katanya.
Dedy merasa sangat bersyukur karena pihak BPKP membuka diri untuk mendampingi Pemkot Bengkulu dalam melakukan pelaporan pengelollan keuangan negara.
"Alhamdulillah BPKP selalu standby dan siap sedia untuk membantu pemerintah daerah. Pak kepala BPKP pusat juga sudah berpesan agar bantu walikota dan bupati agar program-programnya berjalan dengan baik," jelas Dedy.
Sementara itu Kepala Kantor BPKP Bengkulu, Faeshol Cahyo Nugroho mengatakan pihaknya siap membantu pemerintah Kota Bengkulu terutama dalam hal pendampingan.
"Saya sampaikan apresiasi kepada pak walikota atas kunjungannya. Kerjasama dengan pemerintah kota selama ini juga telah berjalan dengan baik. Kita juga selalu fokus dan komitmen membantu pencapaian visi misi walikota, program-program kegiatan strategis tahap awal agar tidak ada permasalahan dibelakang hari dan tujuannya tercapai," jelasnya. (AK)