Bengkulu - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menggelar kuliah umum di Universitas Muria Kudus pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan akademik mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi antarkampus di tingkat nasional.
Kuliah umum tersebut mengusung tema “Pendekatan STEM dan Etno-STEM dalam Pembelajaran Matematika”. Tema ini menyoroti pentingnya pembelajaran matematika yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga mampu mengaitkan ilmu pengetahuan dengan konteks kehidupan nyata serta budaya lokal.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Dr. Sumaji, M.Pd, yang memaparkan secara komprehensif penerapan pendekatan STEM dan etno-STEM dalam pembelajaran matematika. Ia menekankan bahwa integrasi kearifan lokal dapat membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih bermakna, sekaligus menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai tantangan serta peluang penerapan STEM dan etno-STEM di sekolah, khususnya dalam menghadapi dinamika pembelajaran di era digital.
Salah satu mahasiswa Pendidikan Matematika UM Bengkulu menyampaikan bahwa kuliah umum ini memberikan perspektif baru dalam memandang pembelajaran matematika.
“Kami jadi memahami bahwa matematika bisa diajarkan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan dan budaya siswa. Pendekatan STEM dan etno-STEM membuat pembelajaran terasa lebih relevan dan menarik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika UM Bengkulu, Rahmat Jumri, M.Pd menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi prodi dalam mencetak calon pendidik yang inovatif dan adaptif.
“Pendekatan STEM dan etno-STEM menjadi jawaban atas kebutuhan pembelajaran matematika yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus berakar pada budaya lokal. Kegiatan ini kami rancang untuk memperluas wawasan mahasiswa sebagai calon pendidik masa depan,” ujarnya.
Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa Pendidikan Matematika UM Bengkulu semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan serta mampu berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran matematika berbasis STEM dan etno-STEM di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan akademik antara Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan Universitas Muria Kudus.