DPRD Kota Bengkulu Soroti Kantor Lurah Malabro, Fasilitas Rusak dan WC Tak Berfungsi

Komisi I DPRD Kota Bengkulu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak)

BENGKULU — Kondisi fasilitas di Kantor Lurah Malabro, Kota Bengkulu, menjadi sorotan serius Komisi I DPRD Kota Bengkulu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin (4/5/2026).

Dalam sidak tersebut, sejumlah fasilitas dasar dinilai tidak layak, mulai dari toilet yang tidak berfungsi hingga kondisi bangunan yang mengalami kerusakan pada plafon dan atap.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto, menegaskan bahwa persoalan sanitasi menjadi kebutuhan paling mendesak untuk segera diperbaiki.

“Yang paling urgent itu WC. Masa kantor pelayanan publik tidak punya WC yang layak? Ini tidak masuk akal. Dengan anggaran Rp15 juta sampai Rp20 juta saja sudah bisa diselesaikan,” tegasnya.

Sidak tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi I, Rina Sulastry, beserta anggota lainnya.

Selain persoalan toilet, DPRD juga menemukan kerusakan signifikan pada plafon dan atap kantor yang bocor, sehingga dinilai mengganggu kenyamanan pelayanan masyarakat.

“Plafon sudah banyak rusak, atap bocor. Kalau hujan tentu sangat tidak nyaman. Ini harus segera direhab,” ujar Rina.

Komisi I DPRD Kota Bengkulu berencana memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) serta BKPSDM guna mendorong percepatan pengisian jabatan lurah definitif agar penanganan berbagai persoalan di Kelurahan Malabro dapat berjalan lebih maksimal.

“Kita jadwalkan minggu depan memanggil Sekda dan BKPSDM. Harus segera diisi lurah definitif supaya fokus menyelesaikan persoalan di lapangan,” tambahnya.

Di sisi lain, DPRD juga menyampaikan kabar baik terkait pembayaran honor RT dan RW yang sempat tertunggak selama tiga bulan.

“Insya Allah paling lambat besok honor RT dan RW Januari sampai Maret sudah masuk rekening,” jelas Bambang.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Lurah Malabro, Agus Susanto, mengakui bahwa kondisi kantor memang membutuhkan perhatian serius.

“Memang sudah lama kami usulkan, terutama untuk WC, atap bocor, dan plafon rusak. Mudah-mudahan dengan kunjungan DPRD ini bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Meski belum menghambat pelayanan secara total, Agus menilai kerusakan tersebut tetap berdampak pada kelayakan pelayanan publik.

Selain perbaikan infrastruktur, pemerintah juga telah menyiapkan ambulans yang kini berada di halaman kantor lurah untuk mendukung kebutuhan darurat masyarakat.

DPRD Kota Bengkulu menegaskan akan terus mengawal perbaikan fasilitas Kantor Lurah Malabro agar pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal, layak, dan sesuai harapan masyarakat.