SIBERKLIK.COM - Rencana Pemkot Bengkulu untuk mendirikan rumah sakit khusu mata disambut positif oleh banyak kalangan masyarakat. Salah satunya dukungan dari Direktur RSHD Kota Bengkulu. Bahkan pihak rumah sakit siap all-out memberi dukungan agar rumah sakit mata ini bisa berdiri dan beroperasi melayani masyarakat.
Direktur RSHD Kota Bengkulu dr. Lista Cerlyviera, MM kepada media ini mengatakan bahwa dirinya juga menjadi salah satu dari tim yang diminta untuk mempersiakan pendirian rumah sakit khusus mata. disiapkan "Pendirian rumah sakit ini (RS Mata) sangat baik. Bahkan disambut antusias oleh masyarakat Bengkulu," jelasnya.
Lista menyakini dengan adanya dukungan dari semua pihak pendirian rumah sakit khusus mata ini bisa terwujud. Dengan demikian keberadaannya nanti akan bisa mengatasi panjangnya antrian untuk melakukan operasi mata yang masa tunggunya bisa mencapai 3-6 bulan lamanya.
"Lamanya masa antri ini bukan disebabkan karena ketidka tersediaan SDM, namun memang karena adanya pembatasan kuota yang diterapkan pihak BPKS Kesehatan untuk operasi katarak. JIka nanti rumah sakit ini beroperasi maka akan mengurangi masa tunggu karena bagi yang bisa melakukan operasi dengan biaya umum maka bisa juga dilayani," jelasnya.
Keberadaan rumah sakit mata ini juga nanti bisa melayani berbagai layanan seperti operasi katarak dengan pendekatan yang lebih moderen dan canggih serta masalah retina lainnya. "Seperti di kota-kota besar lainnya, maka di Bengkulu nantinya akan memiliki eye center sendiri untuk melayani masyarakat yang bermasalah dengan matanya," lanjutnya.
Dijelaskan Lista bahwa saat ini di RSHD ada dua orang calon dokter khusus mata yang saat ini sedang bersekolah. Mereka inilah nantinya yang akan dipersiapkan untuk menjadi tenaganya. "Nanti izin prakteknya bisa untuk di sini (RSHD0 dan di sana (RS Mata)," katanya.
Selain dua orang calon dokter spesialis mata tadi, Lista juga mengatakan akan melakukan rekruitmen lagi untuk dokter spesialis mata. 'Sesuai regulasi untuk pendirian RS khusus mata diperlukan minimal 4 orang dokter spesialis. Untuk itu kita akan melakukan rekruitmen lagi untuk memenuhi kebutahan pendirian," terangnya. (AK)