Dugaan Bisnis Pakaian Seragam Sekolah, Mendadak HP Kepala SDN 78 Tak Bisa Dihubungi?

Ilustrasi grafis (net)

SIBERKLIK.COM - Dugaan adanya 'pengarahan' dalam pembelian baju seragam sekolah di SDN 78 Kota Bengkulu agaknya bukan isapan jempol belaka. 

Kuat dugaan ada bisnis tersembunyi antara pihak sekolah dengan pemilik toko konveksi. Hal ini dapat dilihat dari sulitnya media ini menghubungi Kepala SDN 78, Suryanengsih, S.Pd. Disinyalir HP yang bersangkutan tidak aktif lagi. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak sekolah.

Belum diketahui apakah tak aktifnya HP milik Kepala SDN 78 ini karena keengganannya untuk memberi klarifikasi dugaan 'arahan' pembelian baju seragam sekolah. Atau ada hal lain yg sengaja ingin menutupi adanya bisnis baju seragam sekolah.

Secara tegas Anggota DPRD Kota Bengkulu Edi Hariyanto SP MM mengecam keras adanya praktik bisnis baju seragam sekolah. Agar tidak membebani wali murid.

Edi yang merupakan wakil rakyat dari Dapil III yang merupakan tempat SDN 78 juga meminta kepada Kadis Dikbud untuk menelusuri kebenaran dari dugaan bisnis yang dilakukan pihak sekolah.

"Jika dugaan tersebut benar terjadi, maka praktik seperti itu tidak boleh dibiarkan karena berpotensi merugikan orang tua siswa dan mencederai semangat pelayanan pendidikan," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah telah memberikan kebebasan kepada orang tua untuk membeli seragam sekolah di toko mana pun yang sesuai dengan ketentuan sekolah. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang menggiring atau memaksa orang tua membeli di tempat tertentu.

Meski demikian, Edi mengajak semua pihak untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dugaan yang beredar harus diklarifikasi secara terbuka oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kita ingin penerimaan siswa baru berjalan aman, tertib, transparan, dan nyaman. Jangan sampai persoalan seragam mengurangi semangat anak-anak untuk bersekolah atau membebani ekonomi keluarga," ujarnya. (AK)