KUR Bank Bengkulu, Penggerak Perekonomian Daerah

Layanan perbankan di Bank Bengkulu.

SIBERKLIK.COM - Sebagai sebuah lembaga keuangan milik pemerintah daerah, Bank Bengkulu tidak selalu berorientasi pada pengembangan bisnis semata. Lebih dari itu, keberadaanya harus mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan Bank Bengkulu untuk mewujudkan hal itu yakni melalui penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Penyaluran KUR ini adalah upaya Bank Bengkulu dalam menjalankan program pemerintah pusat untuk membantu pengusaha kecil dan mikro di Provinsi Bengkulu agar bisa berkembang. Sekaligus hal ini sebagai upaya Bank Bengkulu untuk menjadi motor dalam pengembangan ekonomi daerah," terang Plt. Dirut Bank Bengkulu, H. Jufrizal Eka Putra melalui Kadiv Coorporarate Secretary Bank Bengkulu, Roby Wijaya SE.

Lebih jauh Roby, mengatakan bahwa sebanyak 67 kantor Bank Bengkulu yang tersebar di seluruh Provinsi Bengkulu siap melayani masyarakat Bengkulu yang akan melakukan peminjaman KUR. "Sesuai dengan aturan dari pemerintah bahwa bunga KUR ini sangat kecil yakni 6% per tahun dengan plafond kredit hingga Rp 500 juta," terangnya.

Proses pengajuan pinjaman KUR Bank Bengkulu juga tidak sulit. Syaratnya juga tidak ribet. Cukup dengan melampirkan data diri, serta surat keterangan usaha sudah bisa mengakukan pinjaman. "Syarat yang dibutuhkan untuk pengajuan pinjaman KUR ini memang tidak ribet jika dibandingkan dengan pinjaman untuk usaha lainnya. Ini agar para pengusaha kecil bisa melakukan pinjaman untuk pengembangan usaha," jelasnya.

"Namun untuk lebih jelas silahkan masyarakat datang langsung ke kantor-kantor cabang Bank Bengkulu terdekat," lanjutnya.

Roby juga mengatakan bahwa animo masyarakat Bengkulu untuk memanfaatkan penyalurn dana KUR di Bank Bengkulu cukup tinggi. Hal ini tercermin dari terus meningkatkanya plafon kredit yang telah disalurkan Bank Bengkulu setiap tahunnya.

"Alhamdulillah banyak masyarakat yang melakukan peminjaman dana KUR di Bank Bengkulu untuk pengembangan usaha yang mereka lakukan," ujar Roby. (ADV)