SIBERKLIK.COM - Jika Anda mengenal petugas pemadam kebakaran (Damkar) hanya ahli dalam memadamkan kobaran api, kayaknya pengetahuan Anda harus direset ulang. Sebab, para petugas yang dikenal dengan semboyan "Pantang Pulang Sebelum Padam" ini ternyata juga piawai dalam menjinakkan ular.
Setidaknya inilah yang dimiliki keahlian dari para petugas Damkar Kota Bengkulu. Mereka tak hanya bekerja saat ada panggilan kebakaran, namun juga selalu hadir dalam membantu warga kota yang membutuhkan bantuan mereka. Salah satu diantaranya bantuan dalam menangani ganguan ular.
Seperti diketahui banyak warga Kota Bengkulu yang mengalami ganggun dari jenis hewan melata ini. Seperti saat petugas Damkar mendapat laporan ada warga Kelurahan Pagar Dewa bernama Karmat yang rumahnya dimasuki ular piton pada Rabu malam (7/5). Mereka pun langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi ular tersebut.
"Menanggapi laporan tersebut saya menerjunkan tim Rescue regu 1 untuk melakukan evakuasi. Setelah tim sampai di lokasi, tim dengan sigap langsung mempersiapkan peralatan untuk melakukan evakuasi pada ular tersebut. Dengan kerjasama yang baik Alhamdulillah ular piton tersebut dapat dievakuasi dengan aman," terang Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu Yuliansyah.
Dikatakan Yuliansyah, laporan masyarakat terkait gangguan ular yang mengancam keselamatan memang sangat banyak sekali diterima oleh pihaknya. Terhitung Januari hingga Mei ini, sudah 50 laporan tentang ular.
"Total sudah 50 laporan tentang keberadaan ular, dan 50 ular itu Alhamdulilah semuanya berhasil kita evakuasi dengan aman. Anggota saya juga sudah terlatih, terbiasa dan tentunya dengan peratatan lengkap dan sefty," beber Yuliansyah.
Selain evakuasi ular, tim rescue Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu juga telah mengevakuasi pelepasan cincin sebanyak 28 kali dan evakuasi sarang tawon sebanyak 65 kali. (AK)