SIBERKLIK.COM - Sejak dilantik menjadi pemimpin di Kota Bengkulu, pasangan Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing punya segudang rencana untuk membangun Kota Bengkulu menjadi lebih cantik dan tertata dengan baik lagi. Terutama dalam pembangunan infrastruktur kota dan jaminan kesehatan.
Rencana pembangunan itu, merupakan janji politik yang telah disampaikan oleh Dedy dan Ronny saat masa kampanye lalu. Untuk itu kedua pasangan pemimpin ini meminta dukungan penuh dari warga Kota Bengkulu untuk mewujud apa yang telah dijanjikan. Sebab tanpa adanya dukungan (masyarakat) maka hal itu akan menjadi sulit terealisasi.
Salah satu dukungan yang dibutuhkan yakni pembayaran pajak (PBB). Walkot Dedy mengatakan pajak merupakan instrumen fiskal yang memiliki peran penting dalam pembangunan. Termasuk di dalamnya pengelolaan keuangan yang mampu memutar roda pemerintahan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan umum yang pada akhirnya bisa meningkatkan kualitas pelayanan.
"Apabila wajib pajak rutin dan taat membayar pajak, pembangunan sarana umum seperti jalan, jembatan, sekolah dan rumah sakit lebih mudah terealisasi. Maka dari itu, dengan rutin membayar pajak dapat membuat masyarakat merasa bahagia, karena semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," terang Dedy.
Lebih jauh Dedy menerangkan bahwa beberapa pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah digiatkan pengerjaannya diantaranya, membuat kawasan Belungguk Point yang 'menyulap' kawasan Jalan S. Parman menjadi Malioboronya Kota Bengkulu. Kemudian, melakukan revitalisasi pasar barukoto 1 dan 2 menjadi lebih modern. Ada juga pembuatan taman kota, perbaikan jalan, drainase dan banyak lainnya.
Untuk layana kesehaan,, Dedy mengatakan pihaknya akan membangun rumah sakit khusus menangani masalah mata yang diberi nama Rumah Sakit Merah Putih. Kemudian BPJS gratis bagi warga kota yang tidak mampu.
Semua upaya pembangunan itu terang Dedy dibutuhkan permodalan. Modal ini selain dari pajak yang dibayarkan warga juga akan menggunakan dana bagi hasil yang telah diserahkan oleh Pemprov Bengkulu.
Diketahui, Pemkot Bengkulu mendapatkan dana bagi hasil sebesar Rp33,95 miliar. Sesuai dengan arahan Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, dana itu akan diperuntukkan pembangunan infrastruktur dan kesehatan untuk bantu warga.
"Kita memastikan anggaran ini akan digunakan untuk memastikan seluruh warga Kota Bengkulu terakomodir dalam BPJS kesehatan, akan dibangunkan jalan, drainase, lampu jalan dan lainnya," ujar Dedy.
Sementara menyoal kesehatan, pemerintah kota sudah menjamin puluhan ribu masyarakat melalui BPJS gratis. Bahkan tahun ini pemkot sudah menganggarkan Rp18 miliar untuk program tersebut. Jadi mereka (masyarakat) tak perlu khawatir jika ingin berobat ke rumah sakit. (ADV)