Bengkulu – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Bengkulu melaksanakan kegiatan silaturahmi dan kunjungan. Kegiatan ini bertujuan membahas rencana pelaksanaan sosialisasi pertolongan pertama gawat darurat yang akan melibatkan masyarakat. Kunjungan dilaksanakan di Kantor Camat Ratu Agung, Kota Bengkulu, pada Selasa, (21/07/26)
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas sekaligus mempererat hubungan dengan pemerintah kecamatan dalam mendukung program peningkatan keselamatan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, petugas Jasa Raharja Bengkulu berdiskusi bersama pihak Kecamatan Ratu Agung mengenai konsep pelaksanaan kegiatan, sasaran peserta, serta bentuk kolaborasi yang dapat dilakukan agar sosialisasi berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rencana sosialisasi nantinya akan difokuskan pada pemberian pemahaman mengenai langkah-langkah dasar pertolongan pertama gawat darurat yang dapat dilakukan masyarakat ketika menemukan korban kecelakaan sebelum mendapatkan penanganan dari tenaga medis. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga mampu memberikan bantuan awal secara tepat, aman, dan sesuai prosedur.
Petugas Jasa Raharja Bengkulu, Zainuddin menyampaikan bahwa dukungan dari pemerintah kecamatan menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan program edukasi keselamatan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan informasi mengenai pertolongan pertama gawat darurat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan di jalan.
Kegiatan silaturahmi ini mendapat sambutan positif dari pihak Kecamatan Ratu Agung yang menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan sosialisasi sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penanganan awal korban kecelakaan.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program edukasi yang tidak hanya berfokus pada perlindungan korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama sebagai langkah awal penyelamatan korban.