Kakanwil Bengkulu Dorong Penguatan Integritas dan Ketahanan Pangan UPT Pemasyarakatan Bengkulu

kanwil ditjenpas bengkulu

Bengkulu, 11 November 2025 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Wilayah Bengkulu yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada Selasa (11/11).

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bengkulu, Haposan Silalahi, dan diikuti oleh para pejabat struktural Kanwil serta seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menyampaikan arahan strategis terkait pengamanan, peningkatan integritas pegawai, pengawasan anggaran, serta optimalisasi pembinaan dan program ketahanan pangan.

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan komitmen penuh terhadap pemberantasan penggunaan handphone ilegal di dalam Lapas dan Rutan. Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap peredaran HP di kalangan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komunikasi hanya boleh dilakukan melalui fasilitas wartel resmi, dan apabila ada pegawai yang terlibat pelanggaran, akan ditindak tegas serta dapat diusulkan mutasi ke luar wilayah.

Selain itu, Kakanwil menyoroti tanggung jawab pejabat struktural agar lebih proaktif dalam mengawasi pegawai di bawahnya dan tidak memfasilitasi pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan penipuan atau penyalahgunaan kewenangan.

Terkait keamanan, Haposan Silalahi menginstruksikan agar razia rutin dilaksanakan minimal tiga kali dalam seminggu secara efektif dan tidak sekadar formalitas. Ia juga meminta UPT segera mengusulkan pemindahan WBP berisiko tinggi (high risk) tanpa menunggu putusan inkrah untuk mencegah gangguan keamanan.

Dalam aspek tata kelola keuangan, Kepala Kanwil menegaskan pentingnya penggunaan anggaran secara akuntabel dan sesuai ketentuan. PPSPM dan PPK diminta memastikan setiap kegiatan memiliki pertanggungjawaban yang sah, serta siap diaudit apabila ditemukan penyimpangan.

Lebih lanjut, beliau juga mendorong optimalisasi program ketahanan pangan di seluruh UPT melalui kegiatan pertanian, perkebunan, dan perikanan yang produktif. Ditargetkan, hasil panen dapat berkontribusi pada Panen Raya Nasional di Januari 2026.

Kakanwil turut mengingatkan agar seluruh jajaran mengoperasikan aplikasi Srikandi secara mandiri dan menerapkan tata naskah dinas berjenjang sesuai prosedur. Selain itu, Kepala UPT diminta segera mengusulkan pegawai berprestasi untuk mengisi lima jabatan Eselon V yang masih kosong di beberapa UPT.

Menutup arahannya, Haposan Silalahi menyampaikan rencana pelaksanaan Hari Bakti Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) dengan tema “IMIPAS Peduli” yang akan diisi kegiatan bakti sosial, donor darah, pengobatan gratis, tasyakuran, serta pameran hasil pembinaan WBP. Setiap UPT diminta menyiapkan produk unggulan hasil karya WBP yang inovatif dan bernilai jual tinggi.

Rapat koordinasi ini berlangsung lancar dan produktif, dengan semangat bersama untuk mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih, tertib, dan berintegritas tinggi.