Kapolres Seluma Jenguk Siswi MTsN 2 Seluma yang Dirawat di RSUD Tais, Pastikan Penanganan Berjalan Baik

Kapolres Seluma Jenguk Siswi MTsN 2 Seluma yang Dirawat di RSUD Tais


Seluma – Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, S.I.K., M.I.K., menjenguk seorang siswi MTsN 2 Seluma yang tengah menjalani perawatan di RSUD Tais, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Direktur RSUD Tais Nurlaili Webis, S.K.M., serta Kabag Ops Polres Seluma AKP Harto Suyitno, S.H. Kehadiran mereka merupakan bentuk kepedulian sekaligus memastikan kondisi pasien dan proses penanganan medis berjalan dengan baik.

Siswi yang dirawat, Bimba Lestari (12), merupakan pelajar kelas VII MTsN 2 Seluma yang sebelumnya mengeluhkan mual, muntah, dan sakit kepala setelah mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah pada 23 Juli 2026.

Berdasarkan keterangan orang tua pasien, Linarti, putrinya saat itu belum sempat sarapan dari rumah sebelum menyantap menu MBG berupa nasi putih, ayam goreng, apel, dan selada. Tidak lama kemudian, Bimba mengeluhkan mual, sakit kepala, dan muntah sehingga disarankan pulang oleh wali kelas dan mendapatkan penanganan awal dari bidan desa.

Karena keluhan belum sepenuhnya membaik, pada 3 Agustus 2026 pasien dibawa ke RSUD Tais untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Sehari kemudian, pasien kembali ke rumah sakit dan akhirnya menjalani perawatan inap.

Hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan RSUD Tais pada 4 Agustus 2026 menunjukkan seluruh parameter berada dalam kondisi normal dan tidak ditemukan indikasi penyakit tertentu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan dokter spesialis anak RSUD Tais, dr. Nessa, Sp.A., pasien didiagnosis mengalami dispepsia atau masih dalam dugaan demam tifoid maupun gangguan asam lambung. Hingga saat ini, belum ada kesimpulan medis yang menyatakan keluhan pasien disebabkan oleh makanan Program MBG.

Saat dijenguk Kapolres, kondisi Bimba Lestari dilaporkan mulai membaik. Keluhan mual telah berkurang, meski pasien masih merasakan pusing. Tim medis memperkirakan pasien dapat diperbolehkan pulang apabila kondisi kesehatannya terus menunjukkan perkembangan positif.

Kapolres Seluma berharap pasien segera pulih dan mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan medis secara objektif serta tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab suatu kondisi kesehatan sebelum ada kepastian dari tenaga medis yang berwenang.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait juga terus berkoordinasi untuk memastikan setiap informasi yang berkembang di masyarakat ditangani secara profesional, berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.