SIBERKLIK.COM - Tak hanya memberi hukuman. Sebuah hadiah juga diberikan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di selingkung Pemkot Bengkulu dengan kinerja yang terbaik. Tak tanggung-tanggung, hadiah yang diberikan ini berupa perjalanan ibadah umroh.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi pada Selasa (8/4). Menurutnya pemberian reward dan punishment pegawai untuk memberi motivasi agar bisa selalu meningkatkan kinerja. "Pegawai yang berkinerja buruk akan diberi sanksi hukuman. Sedang mereka yang berkinerja baik akan diberi hadiah. Untuk yang berkinerja baik akan diberi hadiah ibdah umroh," katanya.
Dkatakan Dedy bahwa evaluasi terhadap ASN akan dilakukan secara berkala. Yakni, setiap tiga bulan, enam bulan, dan setiap tahun. "Tiga ASN terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan ibadah umrah," ujarnya lagi menegaskan.
Prosedur penilaian akan melibatkan berbagai pihak. Diantaranya, atasan, rekan sejawat, dan bawahan. Kriteria penilaian mencakup aspek kerajinan, kreativitas, inovasi, serta berbagai hal lain yang berhubungan dengan performa ASN.
"Kami ingin menciptakan suasana persaingan yang positif, di mana ASN yang giat dan berprestasi mendapatkan pengakuan yang semestinya," tambahnya.
Wali Kota Dedy Wahyudi menekankan pentingnya memberikan semangat bagi ASN yang bekerja keras. "ASN yang rajin akan memiliki peluang untuk meningkatkan karier dan memperoleh promosi, serta kesempatan untuk mendapatkan hadiah umrah," terangnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan akan tumbuh motivasi di kalangan ASN untuk meraih kinerja dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, dengan target minimal lima pegawai melaksanakan umrah setiap tahunnya. "Kami ingin ASN yang berdedikasi dan rajin mendapatkan penghargaan yang layak, sehingga ada perbedaan yang jelas antara yang malas dan yang giat," pungkasnya. (AK)