Penataan Pantai Panjang Dilanjut Tahap II, Walkot Dedy: Tetap Humanis dan Persuasif

Penataan Pantai Panjang berlanjut tahap II.

SIBERKLIK.COM -  Pemkot Bengkulu melanjutkan program penataan pantai panjang ke tahap kedua. Ini setelah program penataan tahap pertama mulai dari pantai panjang ujung hingga jembatan hotel Merah Putih dinilai telah selesai dilakukan. 

Pada tahap kedua ini, areal penataan yang akan dilakukan mulai dari jembatan BIM hingga kawasan pantai berkas. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan jika pola penataan yang dilakukan tetap mengedepankan sikap humanis dan persuasif. Namun jika masih ada orang-orang yang ingin menganggu program penataan ini maka sikap tegas tentu akan dilakukan.

Lebih jauh Walkot Dedy mengatakan bahwa penataan pantai panjang ini akan dilakukan sebanyak tiga tahap. Untuk tahap ketiga dilakukan mulai dari pantai Berkas hingga pantai Pasar Bengkulu. "Jadi ada tiga tahap. Tujuannya penataan ini agar wisata kita ramai dikunjungi wisatawan. Kalau ramai tentu ekonomi akan berputar, hotel kita menjadi ramai, orang berbelanja dan warga juga jadi bahagia," jelas Dedy.

Selain itu lanjut Dedy, jika pantai panjang ramai dikunjungi wisatawan maka juga akan berdampak pada peningkatan PAD bagi Kota Bengkulu. "Bengkulu ini tidak punya sumberdaya alam seperti batubara dan lainnya. Bengkulu punya kekuatan pada sektor pariwisata dan jasa. Makanya kita mendorong agar potensi pariwisata itu bisa menjadi sumber perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat," terangnya. 

Sementara itu Asisten II Kota Bengkulu Sehmi Alnur yang juga sebagai ketua penataan pantai panjang mengatakan bahwa sejauh ini para pedagang pantai sangat kooperatif. Banyak diantara mereka yang mendukung program penataan pantai panjang yang dilakukan Pemkot Bengkulu. 

"Penataan pantai panjang ini bertujuan menciptakan lingkungan wisata yang aman, bersih, dan ramah keluarga. Alhamdulillah, selama penataan kawasan pantai panjang berlangsung, para pedagang mengindahkan imbauan yang diberikan pemerintah dengan membongkar sendiri lapaknya," ujar Sehmi.

Untuk menertibkan lapak-lapak pedagang yang masih membandel dan belum rampung dibongkar. Sehmi mengatakan pihaknya berkemungkinan akan kembali menurunkan alat berat dalam upaya pembongkaran. (AK)