ASN Dispar Kota Dapat Teguran Keras dari Walkot Dedy

Walkot Dedy Wahyudi saat Sidak di kantor Dispar Kota Bengkulu.

SIBERKLIK.COM - Para ASN di Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bengkiulu pagi ini, Selasa (15/4) mendapat teguran keras dari Walikota (Walkot) Bengkulu, Dedy Wahyudi. Teguran diberikan saat Walkot Dedy melakukan Sidak di kantor tersebut. 

Dalam Sidak tersebut, Walkot Dedy merasa miris dengan kondisi kantor yang terlihat dan tidak rapi. Bahkan sedihnya lagi bendera merah putih yang berada di areal kantor Dispar kondisinya lusuh dan robek karena tidak diturunkan berhari-hari. 

Para ASN yang datang pada saat Sidak itu pun terbilang sedikit. Setengah dari pegawai pada pagi itu belum hadir. Ini mencerminkan betapa masih rendahnya semangat pengabdian para ASN di lingkungan Dispar Kota Bengkulu.

"Saya sengaja datang pagi-pagi kesini (Dispar) tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Tujuannya untuk melihat langsung tingkat kedisiplinan pegawai disini terutama para ASN Ternyata kondisinya sangat mengecewakan. Pegawai yang hadir hanya setengahya. Kondisi kantor kotor. Rumput dibiarkan tinggi. Bahkan bendera yang robek tidak diturunkan dan diganti," keluh Dedy.

Dedy sengaja memberikan teguran keras kepada ara ASN di lingkungan Dispar Kota Bengkulu. Menurutnya kondisi yang ada saat ini di Dispar sangatlag tidak bagaimana. Bahkan Dedy sempat meragukan apakah program-program yang ada di kantor ini bisa berjalan dengan kondisi yang ada saat ini.

"Banyak program-program kegiatan di Dispar yang akan dilakukan.Terlebih lagi dengan telah diserahkannya pengelolaan kawasan Pantai Panjang ke Pemkot Bengkulu. Jika kondisi kantor Dispar sendiri seperti ini, bagaimana mungkin program-program itu bisa berjalan," tegasnya.

Sebagai Walikota Bengkulu yang dipilih langsung oleh rakyat, Dedy mengaku bahwa dirinya punya hutang dengan rakyat. Terutama hutang untuk menjalankan amanah sesuai dengan visi misi dan program kerja yang telah dijanjikan sebelumnya saat kampanye. 

"Para ASN berkewajiban untuk membantu kerja dari Walikota dan Wakil Walikota dalam menjalankan amanah rakyat. Bagaimana kerja itu bisa dijalankan dengan baik jika disiplin ASN sendiri sangat rendah," katanya.

Dedy meminta kepada para ASN jangan hanya meminta haknya saja lalu mengabaikan kewajibannya. Ia juga meminta ASN untuk malu dengan baju dinas yang dipakainya jika disiplin kerja diabaikan. "Jangan anda saat uang TPP telat teriaknya minta ampun.Kayak mau kiamat saja. Tapi soal disiplin kerja diabaikan. Bagi ASN Dispar yang tak sanggup untuk bekerja silahkan untuk mundur, kami dari pemerintahan tidak memaksa," tegas Dedy. (AK)