BENGKULU — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si, mengajak umat Kristiani menjadikan Perayaan Natal Oikumene sebagai momentum untuk memperkuat harmoni dan moderasi beragama, serta sebagai penggerak dalam merawat kerukunan antarumat beragama, khususnya di Provinsi Bengkulu.
Hal tersebut disampaikan Kakanwil saat menghadiri Perayaan Natal Oikumene yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG), Kota Bengkulu, Kamis malam (8/1/2026).
“Kementerian Agama berkomitmen menjaga dan merawat kehidupan keagamaan yang harmonis, moderat, dan penuh toleransi. Apalagi capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama nasional tahun 2025 yang telah mencapai angka 77,89. Capaian ini harus terus ditingkatkan, khususnya di bumi merah putih Provinsi Bengkulu,” ujar Saefudin.
Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga.” Menurut mantan Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang itu, tema tersebut mengingatkan bahwa keluarga merupakan unit terkecil namun paling strategis dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.
“Di dalam keluargalah iman ditanamkan, kasih dipelajari, dan nilai-nilai toleransi serta moderasi beragama pertama kali dibentuk. Jika keluarga-keluarga di Provinsi Bengkulu rukun dan harmonis, maka masyarakat kita akan menjadi masyarakat yang tangguh dan toleran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pesan Natal tersebut juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden, yang mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga dan merawat harmoni kehidupan secara menyeluruh.
“Harmoni ini tidak hanya terwujud dalam relasi antarsesama manusia, tetapi juga dalam sikap kita terhadap alam semesta sebagai bagian dari ciptaan Tuhan,” tambah Saefudin.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani, yang selama ini konsisten menjaga nilai-nilai keberagaman, kerukunan, dan toleransi antarumat beragama di Provinsi Bengkulu.
“Semoga Bengkulu terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga keberagaman dan kerukunan,” harap Gubernur.
Perayaan Natal Oikumene tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu H. Ir. Mian, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, para pimpinan organisasi keagamaan, tokoh umat Nasrani, tokoh lintas agama, serta tokoh masyarakat.