SIBERKLIK.COM - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain berencana ingin mengupulkan para aktivis Bengkulu tahun 1998. Pengumpulan ini bukan bermaksud untuk membuat mereka kembali melakukan demo ke pemerintahan. Teuku ingin membuat reuni para aktivis 98 Bengkulu yang pernah menjadi bagian dari terbentuknya reformasi di republik ini.
"Memang ada keinginan saya untuk mengumpulkan kembali para teman-teman aktivis 98 bereuni sambil ngopi-ngopi bareng," ungkap Teuku kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya.
Diakui Teuku, selain dirinya, banyak teman-teman aktivis 98 Bengkulu yang kini telah berkiprah membangun negeri dengan profesinya masing-masing. "Di DPRD Provinsi Bengkulu ada saudara Ali Saftaini yang merupakan Ketua Dewan Mahasiswa Unib tahun 1998 yang ikut dalam pergerakan. Kemudian ada Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang juga ikut dalam perjuangan reformasi. Selain itu masih banyak lagi mantan aktivis 98 Bengkulu yang mengabdi untuk daerah ini," terangnya.
Reuni ini terang Teuku selain bentuk silaturahmi juga bisa menjadi wadah untuk memberi semangat kepada para mahasiswa dan aktivis muda Bengkulu akan arah perjuangan pemuda untuk negeri ini. "Kumpulnya para senior ini akan memberi semangat kepada para generasi muda untuk terus berjuang dan berkarya bagi kemajuan daerah," ujarnya.
Tidak menutup kemungkinan juga dalam reuni ini nanti, Teuku berencana untuk membuat semaca sekretariat aktivis 98 yang bisa bermanfaat untuk kumpul dan berbagi ilmu bagi generasi muda.
Saat ditanya kapan pelaksanaan reuni aktivis 98 ini, Teuku mengatakan dirinya akan menghubungi dulu beberapa pihak terkait kesiapan waktu mereka. "Para aktivis 98 Bengkulu inikan banyak para pejabat yang memiliki kesibukan. Jadi harus dipersiapkan waktu yang tepat. Minimal ngumpulnya dalam bentuk ngopi-ngopi bareng dulu sembari membahas sesuatu yang besar untuk kemajuan daerah ini," tutupnya. (AK)