Urai Kesemrawutan Lapak Pedagang, Pemkot Bangun Pelataran di Pasar Minggu

Kadisperindag Kota Bengkulu, Bujang HR

SIBERKLIK.COM - Salah satu masalah klasik yang selalu terjadi dalam pengelolaan pasar tradisional yakni kesemrawutan lapak pedagang. Hal ini tak hanya terjadi di Kota Bengkulu, namun hampir di seluruh kota di Indonesia.

Pemkot Bengkulu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) saat ini tengah membangun pelataran di kawasan Pasar Minggu. Pembangunan pelataran ini diyakini bisa menjadi solusi dalam mengurai kesemrawutan lapak pedagang di salah satu pasar tradisinal terbesar di Kota Bengkulu itu. Sebab pelataran ini akan diperuntukkan bagi para pedagang untuk berjualan.

Adanya pembangunan pelataran di kawasan Pasar Minggu ini diungkapkan oleh Kadis Perindag Kota Bengkulu Bujang HR melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Jasya Arief. Dikatakannya, pembangunan pelataran ini guna menindak lanjuti upaya pemerintah untuk menertibkan puluhan pedagang yang masih beedagang di jalan KZ Abidin sehingga menghambat mobilitas.

"Progres pengerjaan pelataran ini sudah berjalan sekitar 60%. Diperkirakan akan rampung dalam dua pekan ke depan," kata Jasya Arief.

Dikatakannya juga bahwa para pedagang di kawasan Pasar Minggu sudah menyatakan bersedia untuk menempati pelataran itu nantinya. Ia juga menambahkan bahwa nantinya para pedagang yang akan menempati pelataran tersebut akan dikelompokkan berdasarkan jenis dagangannya. Sedangkan untuk tempat itu sendiri tak akan dipungut biaya sepeser pun dari pemerintah alias gratis.

"Kalau pengerjaannya sudah selesai, ya kami akan turun ke lapangan lagi untuk mulai memasukkan pedagang yang masih di luar," pungkaasnya. (AK)